oleh

Ulama dan Tokoh Islam Riau Bersatu Desak Komnas HAM Bentuk Tim Pencari Fakta

PEKANBARU | Maslahat Umat — Atas nama kemanusiaan dan persaudaraan Islamiyah, Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Islam Riau Bersatu mengucapkan Innalillahi wainna ilahi raji’uun dan menyampaikan berduka cita yang mendalam kepada para pemuda laskar FPI Pengawal/Pembela IB HRS yang telah ditembak secara tidak berprikemanusiaan dan InsyaAllah mereka semua menjadi pejuang yg syahid/syuhada disisi Allah SWT

Seperti diketahui, pada hari Senin 7 Desember 2020/22 Rabiul Akhir 1442 H sekitar pukul 00:30 Wib telah terjadi peristiwa penembakan atau pembunuhan terhadap 6 orang Laskar Khusus FPI sebagai pengawal Imam Besar IB HRS di jalan tol Cikampek KM.50, Pernyataan sikap ini disampaikan di Pekanbaru, (8/12/2020), ditandatangani oleh Ustadz R Ade Hasibuan,SH (Kordinator FKUTIRB – RIAU) dan Ustadz Ibrahim Ahmad,S.Pd.I selaku Sekretaris.

Forum Komunikasi Ulama & Tokoh Islam Riau Bersatu juga mengutuk keras, mengecam,mendesak dan meminta segera dibentuknya Tim pencari Fakta (TPF) Independen atas kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM RI) agar peristiwa ini diungkap dan diusut secara tuntas dan transparan serta dapat ditegakkan hukuman yang seadil-adilnya terhadap pelaku kekerasan dan kriminal tersebut.

Ulama & Tokoh Islam Riau Bersatu sangat menyayangkan dan menyesalkan adanya penyebaran Fitnah Besar dengan menyatakan bahwa Laskar FPI Pengawal IB HRS membawa senpi dan Sajam serta melakukan penyerangan terhadap aparat kepolisian.

Forum Komunikasi Ulama & Tokoh Islam Riau Bersatu mengharapkan kepada seluruh elemen pergerakan umat Islam khusus di wilayah Provinsi Riau untuk menahan diri dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan nya serta tetap merapatkan barisannya dalam barisan komando Para Ulama untuk menjaga keutuhan di NKRI ini. (des)

 

News Feed