oleh

Sekolah Rakyat Ancol Terima Bantuan dari Bank DKI

JAKARTA | Maslahat Umat — Sekolah Rakyat Ancol (SRA) menerima bantuan dari PT Bank DKI. Diserahkan oleh Bapak Marsudi selaku Pimpinan Klaster Pintu Besar Selatan Bank DKI, bantuan yang diberikan berupa atap baja ringan yang diperuntukan sebagai pengganti atap bangunan kelas kontainer.

Kelas kontainer merupakan ruang kelas yang dibangun dengan memilih bahan kontainer bekas yang dimodifikasi menjadi ruang belajar mengajar dengan konsep yang ramah lingkungan.

Seperti diketahui bahwa Sekolah Rakyat Ancol merupakan program kepedulian PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam bidang pendidikan. Sekolah ini merupakan Sekolah Terbuka tingkat menengah pertama yang menginduk kepada SMP Negeri 95 Jakarta Utara.

Operasional Sekolah Rakyat Ancol telah dimulai sejak tahun 2004 dan telah meluluskan 440 pelajar dan saat ini ada 113 siswa yang sekolah di SRA. Dibangun tahun 2016, kelas kontainer SRA membutuhkan beberapa perbaikan dan salah satunya atap bangunan. Bank DKI hadir melalui program kolaborasi Corporate Social Responsibility (CSR) di sektor pendidikan dengan memberikan bantuan berupa atap baja ringan.

“Kami berterimakasih kepada Bank DKI untuk kolaborasinya dalam bentuk bantuan yang diberikan kepada sekolah binaan Ancol, yakni Sekolah Rakyat Ancol (SRA). Kami menyadari bawah saat ini dibutuhkan kolaborasi dan sinergi khususnya di bidang Pendidikan. Harapan kami Ancol dan Bank DKI akan terus bersinergi untuk memajukan Pendidikan di DKI Jakarta”, ujar Hanurawan Nugroho selaku Division Head Environment Health and Safety (EHS) & SRA PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk pada saat serah terima bantuan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Desember 2020.

Walaupun di masa pandemi, saat ini siswa siswi SRA belajar dari rumah secara daring, namun setiap harinya ada 5 – 10 anak yang piket untuk membersihkan dan mengamankan lingkungan sekolah dengan pendampingan guru. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi siswa siswi SRA untuk bertanggung jadwab dan peduli lingkungan sekitar. Selain itu juga siswa siswi dapat berbagi informasi mengenai kendala yang dialami saat belajar secara virtual dari rumah.

Tentunya kolaborasi baik ini tidak berhenti sampai disini, sebab kedepan masih banyak program yang dapat disinergikan dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi agar memberikan manfaat besar kepada masyarakat.

Raih Gold ICPA 2020

Tahun 2020 adalah tahun kedua PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk meraih predikat. GOLD dalam ICPA (Indonesia Customer Protection Award). ICPA juga dikenal dengan nama lain yaitu RAKSA NUGRAHA. Dilaksanakan pada Senin, 30 November 2020, Penganugerahaan kepada Ancol diumumkan oleh Dr. Riza E Halim selaku ketua BPKN dan dilakukan secara virtual.

ICPA merupakan ajang apresiasi dan penghargaan kepada pelaku usaha, kementerian, lembaga, dan Pemerintah Daerah di Indonesia yang bersedia dan mampu menyelenggarakan program perlindungan konsumen sebagai wujud tanggung jawab perusahaan untuk mendukung praktik bisnis yang baik, beretika dan bertanggung jawab agar dapat terus tumbuh berkelanjutan. Penilaian ICPA terdiri dari kepemimpinan, strategi, pelanggan/konsumen, manajemen sumber daya, operasional proses produksi, peningkatan kinerja, serta hasil.

Hasil ICPA memberikan gambaran yang ada di perusahaan mengenai penerapan kepedulian dan perlindungan kepada konsumen, sehingga perusahaan dapat memperoleh manfaat melalui perbaikan dari faktor-faktor yang belum memadai dari sisi perlindungan konsumen berdasarkan hasil temuan tim ICPA untuk meningkatkan pemberdayaan dan perlindungan konsumen.

“Penghargaan ini bukanlah suatu apresiasi saja, tetapi sebagai evaluasi kami agar dapat terus meningkatkan pelayanan kami kepada seluruh pengunjung yang menikmati kawasan wisata Ancol. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Tema ICPA 2020 ini tentang Perlindungan Konsumen di saat Pandemi Covid-19, dimana Ancol memiliki peraturan adaptasi kebiasaan baru yakni #SSBB atau Senang Selamat Bareng Bareng  untuk memastikan seluruh pengunjung, karyawan, petugas, dan mitra bisa kembali rekreasi dan bersenang-senang, tapi juga selamat dari awal sampai sampai akhir kunjungan di Ancol,” ucap Teuku Sahir Syahali sesaat setelah menerima penghargaan.

Selamat dari bahaya pandemi tentu tidak dapat sepenuhnya dilakukan sendirian. Selain kesadaran diri sendiri dalam menjaga kesehatan dan kebersihan setiap saat, setiap orang juga berperan untuk menjaga kesehatan orang lain, sehingga semua yang berada di dalam kawasan Ancol bisa menikmati hiburan dengan protokol kesehatan maksimal. (des)

News Feed