oleh

Rezekimu Tahu Dimana Menemuimu

Oleh: Ustadz Umar Hidayat, M.Ag

Maslahat Umat | Di tengah wabah, musibah dan ketidakpastian ekonomi, banyak orang yang gamang mengais rezeki. Sebagiannya berguguran, sebagiannya bertahan, dan sebagiannya lagi mampu melewatinya dengan baik.

Diantara mereka ada yang diuji meragukan akan jaminan rizki. Sebenarnya bukan ragu kepada Sang Pemberi rizki, tetapi hatilah yang tidak siap diuji. Kurang bersabar atas apa yang terjadi, lupa bersyukur atas apa yang Allah beri. Mungkin inilah juga ujian keyakinan.

Sungguh tugas kita kerja, beraktifitas, bergerak, bertebaran di muka bumi mencari karunia Allah dan ikhtiar; jika itu semua sudah dilakukan, maka bertawakalah pada Allah. Soal hasil dan rizki sungguh Allah menjamin dan telah mengaturnya. Insya Allah Allah akan mencukupinya (qs. Ath-Thalaq/65 : 3] Yaitu, Ar-Robi’ bin Khutsaim berkata : mencukupi dari segala sesuatu yang menyempitkan (menyusahkan) manusia. [HR. Bukhari bab Tawakal 11/311]

Adalah Imam Ibnu qayyim rahimahullah, berkisah, pernah melewati semak belukar dan melihat ada ular lewat. Ular itu matanya buta. Kelihatan dari kelopak mata terbuka matanya putih semua. Lalu Ibnu Qayyim bilang, “saya mau lihat bagaimana Allah kasih rezeki ular ini.”

Ular ini jalan, di semak belukar. Ibnu Qayyim berada dipodi sampingnya melihat pelan-pelan dan dia mengikuti ular ini. Rupaya pas ada batang pohon besar, ular itu naik ke atas, naik ke atas, jalan, dan buta matanya sampai ke atas, pass. Saya angkat kepala ke atas. Aku melihatnya ada batang dan dahan pohon, terlihat di situ ada 1 burung kecil lagi membersihkan sayapnya. Dan anehnya, Allahu shomad, burung ini tidak tahu kalau ada ular, begitupun ular tidak tahu kalau ada burung di situ. Tiba-tiba ular sudah mendekat dia cium bau burung ini lalu langsung dimakannya. Allahu Akbar…

Begitupun kisah salah seorang ulama salaf yang melihat di sungai ada batang pohon yang hanyut di atasnya ada burung bangau yang matanya buta, kakinya patah. Dia bilang saya mau lihat bagaimana Allah berikan rizki pada burung ini.

Burung bangau nggak tahu mau ke mana. Seandainya jatuh ke dalam air bisa dimakan oleh buaya. Tiba-tiba dari kejauhan burung elang mengambil ikan, mencengkram ikan, begitu mau terbang ikan itu lepas. Lalu ikan itu jatuh pas depannya burung bangau di atas batang pohon itu. Anehnya elang tidak mengambil ikan itu lagi.

Burung bangau mencium bau ikan, turunkan kepalanya, lalu memakan ikan itu. Subhanallah… Allahu Akbar.

Apalagi yang engkau khawatirkan…
Move on… tegar… bangkit… bergeraklah… jangan lupa selalu berayukur dan bersabarlah dalam menitilah jalan Ilahi, menjemput keajaiban rizki. Semoga Allah ijabahi, dan memberkahi.
Semoga…

Dipersembahkan oleh : manis.id

News Feed