oleh

Membaca QS Al Kahfi di Hari Jumat, Sunnah atau Bukan?

Diasuh oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan, S.S.

Maslahat Umat | Membaca surah Al Kahfi adalah SUNNAH, baik secara umum atau pada malam/hari Jumat. Berdasarkan hadits-hadits shahih yang cukup banyak. Di antaranya:

Secara umum

Hadits pertama: Siapa yang membaca 10 ayat akhir surah al Kahfi, maka dia terlindung dari fitnah Dajjal. (HR. Ahmad no. 27516. Syaikh Syuaib al Arnauth mengatakan: SHAHIH. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad, jilid. 45, hal. 509)

Hadits kedua: Siapa yang hapal 10 ayat awal surat al Kahfi maka dia terlindung dari Dajjal. (HR. Muslim no 809)

Hadits ketiga: Siapa yang baca 3 ayat awal surat al Kahfi maka dia terlindung dari fitnah dajjal. (HR. At Tirmidzi, no. 2886, hasan shahih)

DIBACA MALAM/HARI JUMAT

Hadits pertama: Barang siapa yg membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat dua akan diterangi oleh cahaya dr tempat dirinya berada sampai baitul ‘atiq (ka’bah). (HR. Ad Darimi no. 3407, SHAHIH. Lihat Shahihul Jaami’ no. 6471)

Hadits lain: Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi di hari Jumat, maka dia akan diterangi cahaya selama di antara dua Jumat. (HR. Al Hakim, 2/399, Al Baihaqi, 3/249. SHAHIH. Lihat Shahihul Jaami’ no. 6470)

FATWA IMAM ASY SYAFI’I dan madzhab fiqih Ahlus Sunnah

Imam Asy Syafi’iy Rahimahullah mengatakan: “Telah sampai dalil kepadaku bahwa orang yang membaca surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal.
Dan aku menyukai seseorang itu memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ di setiap waktu dan di hari Jum’at serta malam Jum’at lebih ditekankan lagi anjurannya. Dan aku juga menyukai seseorang itu membaca surat AL KAHFI pada MALAM JUMAT dan pada HARI JUMAT Jum’at karena terdapat dalil mengenai hal ini.” (Al-Umm, jilid.. 1, hal. 208 )

Selain itu sunnah juga menurut MAYORITAS ULAMA MADZHAB:

– Hanafiyah. (Hasyiyah Ath Thahawiyah, hal. 364)

– Syafi’iyah. (Raudhatuth Thalibin, 2/48)

– Hambaliyah. (Kasysyaaf al Qinaa’, 2/43)

– Sebagian Malikiyah (Al Madkhal, 2/281)

– Syaikh bin Baaz:

Hadits-hadits tentang Al Kahfi di hari Jumat adalah marfu’ (sampai Rasulullah) dan satu sama lain saling menguatkan. Itu menunjukkan bahwa membaca surat Al Kahfi di hari Jumat adalah DISYARIATKAN. Hal ini juga ditunjukkan riwayat yang mauquf dari Abu Said al Khudri. Hal seperti tidak bisa ditopang oleh akal semata, tapi oleh apa yang terdapat dalam sunnah. (Majmu’ Fatawa, 12/415)

– Syaikh Utsaimin : Membaca surah Al Kahfi di hari Jumat adalah mandub (SUNNAH) dan memiliki keutamaan. Tidak ada perbedaan baik bacanya pake mushaf atau hapalan. (Majmu Fatawa wa Rasail, 16/143)

Demikian. Wallahu a’lam

News Feed