oleh

Masa PSBB Transisi, Ancol Sudah Bisa Menerima Wisatawan dari Semua Daerah

JAKARTA | Maslahat Umat – Sempat ditutup sementara waktu kurang lebih selama satu bulan selama PSBB Jakarta Jilid ke-2, Taman Impian Jaya Ancol membuka kembali kawasan rekreasinya untuk umum pada 12 Oktober lalu setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan PSBB Transisi.

Dengan adanya PSBB Transisi, Taman Impian Jaya Ancol sebagai kawasan wisata terpadu di Jakarta menggunakan momentum tersebut untuk kembali menyapa masyarakat luas yang ingin berkunjung ke kawasan Ancol baik untuk berwisata maupun olah raga.

Lalu, apa saja bedanya Re-Opening Ancol pada fase PSBB Transisi jilid 1 dan jilid 2? Begini penjelasan Rika Lestari selaku Dept. Head Corporate Communication PT Taman Impian Jaya Ancol dalam Siaran Persnya, (14/10/2020)

Ancol PSBB Transisi 1, Ancol hanya menerima wisatawan ber-KTP DKI Jakarta. Sedangkan PSBB Transisi 2, Ancol menerima wisatawan dari semua wilayah.

Lalu, Ancol PSBB Transisi 1, usia dibawah 9 tahun tidak bisa berkunjung ke Ancol dan usia diatas 60 tahun hanya bisa berkunjung pada jam 06.00 – 10.00 WIB. Sedangkan Ancol PSBB Transisi 2, ussia dibawah 9 tahun dan diatas 60 tahun bisa berkunjung hanya untuk melakukan aktivitas olahraga (Sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Parekraf Provinsi DKI Jakarta Nomor 259 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB MasaTransisi Dalam Rangka Penanganan Pencegahan Penularan Covid 19 Di Sektor Usaha Pariwisata Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif)

Ancol PSBB Transisi 1, pengunjung tidak diperkenankan untuk berenang di area pantai. Sedangkan Ancol PSBB Transisi 2, pengunjung diperkenankan berenang di area pantai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya, Ancol PSBB Transisi 1, jam operasional dibuka sejak pukul 06.00 – 20.00 WIB. Sedangkan Ancol PSBB Transisi 2, jam operasional dibuka pukul 06.00 – 22.00 WIB.

Kemudian, Ancol PSBB Transisi 1, kapasitas pengunjung 50%. Sedangkan Ancol PSBB Transisi 2, kapasitas pengunjung 25%.

Manajemen Ancol mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat yang ingin melakukan kegiatan di kawasan Ancol. Beragam manfaat pantai mulai dirindukan oleh banyak masyarakat Jakarta terlebih di masa PSBB. Selain, kualitas udaranya yang bagus untuk kesehatan, khususnya bagi penderita asma atau kelompok penyakit paru-paru lainnya, pantai diyakini dapat mengurangi stress, depresi, dan kecemasan.

Dari segala manfaat yang dibutuhkan tersebut, Ancol menjawab kebutuhan masyarakat dengan membuka kawasan pantai Ancol hanya untuk berolahraga. Terlebih gaya hidup sehat serta vitamin D3 dari sinar matahari membuat berolahraga di pantai semakin meningkatkan daya tahan tubuh.

Dengan tetap menerapkan 3M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak, berolahraga di pantai tetap bisa dilaksanakan di Ancol. Pembukaan Ancol untuk berolahraga merupakan tahap uji coba pembukaan kawasan dengan kebiasaan baru. Maka dari itu, diperlukan komitmen yang tinggi antara Ancol sebagai kawasan yang mengimplementasikan protokol kesehatan dengan seluruh pengunjung dalam mematuhinya dengan baik.

Jadi dengan disiplin melindungi diri dan sekitar, kegiatan ini akan tetap bisa dilaksanakan untuk saat ini dan selanjutnya. Ayo buktikan bahwa #KitaGardaDepan bisa stop penyebaran covid 19. Selamat kembali ke Ancol untuk berolahraga di pantai. (des)

News Feed