oleh

Layarkan Kapal Kemanusiaan, Bantu Saudara Terdampak Banjir Kalsel

DEPOK | Maslahat Umat – Awal tahun 2021 bukanlah awal tahun yang mudah bagi bangsa ini. Begitu banyak bencana alam hadir menguji bangsa, salah satunya adalah banjir besar Kalimantan Selatan. Tercatat sekitar 11 kabupaten/kota terendam banjir dan memaksa saudara-saudara kita mengungsi.

Sebagai bagian rangkaian penanganan tanggap darurat di Kalimantan Selatan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) segera melayarkan Kapal Kemanusiaan untuk warga terdampak. Kebutuhan pangan menjadi hal yang diperlukan korban bencana di fase tanggap darurat. Dengan Kapal Kemanusiaan ini, ACT akan membawa 1.000 ton bantuan pangan dan logistik yang dihimpun dari amanah publik untuk saudara sebangsa yang tertimpa bencana.

“Simultan dengan pemberangkatan Kapal Kemanusiaan Sulawesi Barat, ACT juga akan melayarkan Kapal Kemanusiaan menuju Sulawesi Barat pada akhir Januari ini. Insyaallah, kapal akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin. Ribuan ton bantuan pangan yang akan kami kirimkan melalui Kapal Kemanusiaan akan meluaskan jangkauan bantuan pangan bagi korban banjir di Kalimantan Selatan yang hingga kini masih merasakan dampaknya,” jelas Presiden ACT Ibnu Khajar, Senin (25/1).

Ribuan ton bantuan pangan tersebut terdiri dari beras, air mineral, makanan instan, dan berbagai logistik. Selama pengumpulan bantuan pangan dan logistik ini, ACT membuka titik-titik Lumbung Peduli Kapal Kemanusiaan di 63 kantor cabang ACT di seluruh Indonesia. Bantuan yang terkumpul nantinya tidak hanya untuk Kalimantan Selatan, namun juga untuk Sulawesi Barat.

“Lumbung Peduli Kapal Kemanusiaan akan menjadi pusat bantuan dan informasi. Selanjutnya, para relawan kami juga mengajak para tokoh, mitra, media, dan lainnya untuk mengajak kolaborasi yang kita sebut Lumbung Peduli Kapal Kemanusiaan di seluruh provinsi. Tiap cabang nantinya akan ada sekitar 10 Lumbung Peduli. Jika ditotal akan terbentuk sekitar 600 lumbung yang tersebar di berbagai wilayah,” jelas Ardiansyah, Director of Strategic Marketing & Communication ACT.

Selaras dengan persiapan keberangkatan Kapal Kemanusiaan Kalimantan Selatan, ACT juga terus menyiapkan relawan untuk beberapa jenis tahapan. Pertama, relawan tanggap darurat, relawan untuk tahap relief- untuk persiapan logistik dan distribusi bantuan, dan terakhir relawan untuk pendampingan psikososial yang terdiri dari psikolog maupun para dai, untuk memberikan dukungan secara spiritual.

Hingga saat ini, terdapat 9 posko bantuan ACT untuk menangani banjir di Kalimantan Selatan yaitu Posko Induk di Banjarmasin, posko Kabupaten Balangan, Posko Kabupaten Tabalong, Posko Hulu Sungai Tengah, Posko Kabupaten Tanah Laut, Posko Kabupaten Barito Kuala, Posko Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Posko Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sementara itu, curah hujan yang tinggi di sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, mengakibatkan banjir yang menggenang cukup dalam. BMKG sendiri memprediksi Kalimantan Selatan berpotensi akan terus diguyur hujan lebat. Sehingga, BMKG mengkategorikan Kalimantan Selatan dengan status siaga. Di samping itu, data dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan per Ahad (24/1/2021), banjir berdampak pada 105.347 KK dan 342.219 jiwa serta 15 jiwa meninggal. Selain banjir, hujan juga menyebabkan tanah longsor di Desa Tungkaran, Kabupaten Tanah Laut.

Per Senin (18/1/2021), terdapat 11 kabupaten/kota terdampak banjir. Belasan wilayah tersebut antara lain Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong.

Inilah saatnya kita bergerak bersama selamatkan bangsa dengan melayarkan Kapal Kemanusiaan. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa penggerak kebaikan, bangsa yang peduli, saling tolong menolong dan membantu sesama. Kami memohon doa dan dukungan terbaik dari Sahabat Dermawan agar kapal ini dapat berlayar dengan lancar sampai ke tujuan. Sehingga, saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir di Kalimantan Selatan, dapat menerima amanah kedermawanan dari para donatur.

Dilepas Wakil Walikota Depok

Sementara itu Wakil Walikota Depok, Bp Ir. H Budi Hartono bersama Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Senin 25 Januari 2021 melepas berbagai bantuan kemanusiaan untuk bencana Sulawesi Barat di kantor ACT Depok, Jl. Ir H Juanda no.20 Kemiri muka, Beji.

Bantuan yang dikirim dalam truk besar tersebut diantaranya berisi bantuan pangan seperti sembako, mie instan, perlengkapan mandi, medis, pakaian wanita dewasa serta pakaian dan perlengkapan bayi, puluhan kasur, bantal, dan selimutpun turut memenuhi armada bantuan ini untuk korban terdampak bencana Sulawesi Barat, terutama di Mamuju dan Majene.

“Seluruh bantuan ini akan dikirim terlebih dahulu ke gudang ACT di Gunung Sindur sebelum di loading ke Kapal Kemanusiaan pada 27 Januari 2021 di Tanjung Priok,” ujar Ketua ACT Cabang Depok, Gunawan Mukti Aji.

Gunawan memaparkan, pelepasan bantuan kemanusiaan ini perdana dilakukan ACT Cabang Depok, berkat donasi dari seluruh warga Depok dan sekitarnya selama sepekan sejak dibuka. Menurutnya, donasi masih terus berjalan sampai dirasa cukup mengingat bantuan kemanusiaan ini akan terus bergulir untuk korban terdampak bencana di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Ir. Imam Budi hartono yang hadir mengatakan, di tengah Pandemi Covid-19 masyarakat Kota Depok masih memiliki kepedulian dengan korban bencana Sulawesi Barat. Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada ACT, Para relawan, komunitas dan masyarakat Kota Depok yang sudah memberikan donasi.

“Bagi masyarakat yang memiliki harta berlebih agar dapat menyumbangkan baik berupa dana maupun apa saja yang dimiliki untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Bantuan dapat disampaikan melalui kantor ACT Depok,” himbaunya.

“Bantuan donasi dapat juga di koordinir melalui RT / RW setempat sebelum disampaikan ke lembaga seperti ACT” tambahnya..

“Saya doakan misi kemanusiaan ini sampai dengan selamat, dan kepada para masyarakat serta komunitas yang sudah memberikan donasi mendapatkan balasan dan Allah ganti dengan yang lebih baik, dan saudara kita terdampak bencana segera pulih, dan musibah segera berakhir,” harapnya. [des]

News Feed