oleh

Infaq Dakwah Center Salurkan 100 Karung Beras untuk Muallaf Baduy

LEBAK | Maslahat Umat — Infaq Dakwah Center (IDC), lembaga sosial dan kemanusiaan yang berpusat di Bekasi, Jawa Barat menggelar bakti sosial bertajuk Ekspedisi Dakwah Peduli Muallaf Baduy. Kegiatan berlangsung di pemukiman muallaf Baduy Lembah Barokah Ciboleger Lebak, Banten, Sabtu-Ahad (9-10/1/2021).

Pada kesempatan ini, IDC bekerjasama dengan komunitas Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) dan lembaga kemanusiaan lainnya memberikan paket bantuan untuk puluhan kepala keluarga muallaf Baduy. Dalam bakti sosial tersebut, IDC memberikan paket sembako berupa beras sebanyak 100 karung beras (ukuran 5 kg), penyediaan sarana transportasi dan akomodasi dan paket bantuan lainnya.

“Kami datang dari IDC berjumlah tujuh relawan. Alhamdulillah kami telah memberikan paket beras, snack, makanan kecil untuk anak-anak, baju anak-anak untuk muallaf di Lembah Barokah Ciboleger, mereka dari suku Baduy,” kata relawan IDC, Aldi Arifandi kepada wartawan, Ahad (10/1/2021).

Aldi berharap, sinergi antar sesama lembaga kemanusiaan ini bisa berlanjut terus untuk memberikan manfaat kepada umat. “Mudah-mudahan, kepada para donatur yang telah membantu pada acara ini kami mengucapkan jazakallahu khiaran katsira. Allah balas berlipat ganda, Allah berikan kemudahan semua urusannya, dan menjaga kesehatan kita,” ujar Aldi.

Selain pemberian paket bantuan, pada waktu dan tempat yang sama IDC memberikan pembinaan kepada anak-anak keluarga muallaf Baduy. Puluhan anak-anak begitu antusias mendengarkan cerita kisah Nabi yang disampaikan oleh relawan IDC. Setelah itu relawan IDC memandu anak-anak bermain cerdas cermat dengan pertanyaan seputar keislaman.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Spirit Membangun Ukhuwah Islamiyyah (YASMUI), dokter H. Ashari berkesempatan menyampaikan sekilas tentang Lembah Barokah Ciboleger dan seputar muallaf Baduy.

Dikatakan Ashari, pemukiman muallaf Lembah Barokah Ciboleger (LBC) telah dimulai sejak 2016. Para muallaf Baduy ini disediakan tempat tinggal berupa rumah panggung yang sedehana. Mereka terbagi dalam lima zona atau Klaster, yakni: Klaster Ar-Razzaq, Klaster Ar Rahman, Klaster Ar Rahim, Klaster As Salam, dan Klaster Al-Ghoni.

“Di setiap cluster, ada satu ustaz yang mendamping atau membina muallaf Baduy. Jumlahnya ada 4 Ustaz yang membina anak-anak sekaligus orangtuanya. Dua Ustaz setempat, dan dua lagi adalah Ustadz dari Sekolah Tinggi An Nuaimi Jakarta. Masing-masing ustaz mengasuh setiap cluster, yaitu Setiap malam Selasa dan malam Minggu ada pengajian bersama. Adapun untuk anak-anak disediakan Taman Pendidikan Al Qur’an Nurul Ilmi,” kata Ashari, Sabtu (9/1/2021).

Kampung Muallaf Baduy ini, kata Ashari, tujuannya untuk pemberdayaan ekonomi dan pembinaan Aqidah. “Saat ini kami sedang proses penyelesaian pembangunan masjid yang diberi nama Al Fatih. Dalam waktu dekat, kita sedang mempersiapkan pembangunan pesantren tahfiz juga,” jelas dr. Ashari yang juga Direktur Eksekutif Gerbang Betawi.*

News Feed