oleh

Bernuansa Politik, Baru kali Ini Gubernur Dipanggil Polda

JAKARTA | Maslahat Umat — Presidium KAMI, M. Din Syamsuddin menilai, pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Polda Metro utk dimintai klarifikasi tentng kerumunan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab dapat dipandang sebagai drama penegakan hukum yang irasional atau tidak wajar.

“Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur  yang merupakan mitra kerja hanya untuk klarifikasi, kecuali dalam rangka penyidikan. Mengapa tidak Kapolda yang datang? Dan bukankah izin serta tanggung jawab atas kerumunan yg melanggar Protokol Kesehatan ada pada Polri?” ungkap Din.

Menurut Din, kejadian ini merupakan preseden buruk yang hanya akan memperburuk citra Polri yang over acting. Apalagi terkesan ada diskriminasi dengan tidak dilakukannya hal yang sama atas Gubernur lain yang di wilayahnya juga terjadi kerumunan serupa. Tindakan ini akan menjadi bumerang bagi rezim, dan telah menuai simpati rakyat bagi Anies Baswedan sebagai pemimpin masa depan.

Anies Penuhi Panggilan

Seperti diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil kepolisian terkait acara pernikahan dan Maulid Nabi yang digelar akhir pekan lalu. Anies pun siap memberikan klarifikasi.

Pemanggilan terhadap Anies awalnya disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (16/11/2020). Argo mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buntut acara Habib Rizieq Syihab.

Pemanggilan Anies dan sejumlah pihak ini untuk mengklarifikasi dugaan tindak pidana UU Kekarantinaan Kesehatan. Argo mengatakan surat klarifikasi telah dilayangkan kepada Anies dan sejumlah pihak.

“Dan ini rencana akan kita lakukan klarifikasi dengan dugaan tindak pidana pasal 95 UU RI Nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” ucap Argo.

Anies dimintai klarifikasi pada Selasa (17/11) pukul 10.00 WIB di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Selain Anies, ada beberapa tokoh lainnya yang akan dipanggil. Tapi dia tidak merinci siapa saja orang-orang itu.

Anies pun memenuhi undangan Polda Metro Jaya untuk klarifikasi soal kerumunan di acara Habib Rizieq. Anies mengatakan sebagai warga negara ia datang memenuhi panggilan polisi tersebut. Anies yang mengenakan seragam warna coklat tiba pukul 09.40 WIB.

Anies menerima surat undangan klarifikasi dari Polda Metro Jaya pada Senin (16/11) kemarin. “Saya menerima undangan klarifikasi tertanggal 15 November 2020 yang saya terima kemarin, 16 November sampai di kantor pukul 14.00 WIB siang mengundang saya untuk memberikan klarifikasi pada tanggal 17 (November) jam 10.00 WIB,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020). (des)

News Feed