oleh

Berjuang Tegakkan Keadilan dan Lawan Kezaliman, Amin Rais Dirikan Partai Ummat

JAKARTA | Maslahat Umat — Akhirnya Amien Rais mengumumkan nama partai politik baru yang dibentuknya, yakni Partai Ummat. Dalam siaran youtube di akun resmi Partai Ummat, Amien Rais menjebut partainya akan berjuang menegakkan keadilan dan berjuang melawan kezaliman.

“Partai Ummat insyaallah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan,” kata Amien melalui akun YouTube resminya, Kamis (1/10/2020).

Partai Ummat, menurut Amien, memiliki semboyan “Lawan kezaliman dan tegakkan keadilan”, sedangkan asas dari partai itu adalah rahmatan lil alamin.  Ia mengatakan, semboyan dan asas tersebut akan membimbing kiprah, aktivitas, gerakan, dan pengorbanannya beserta sahabat-sahabatnya.

“Pertama, melakukan al amru bil ma’ruf dan an-nahyu ‘anil munkar, yakni memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan. Kedua, menjalankan al amru bil ‘adli dan an-nahyu ‘anidzulmi, yakni menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman,” kata Amien.

Meruncingnya konflik antara PAN dengan Amien Rais, terjadi pada gelaran Kongres PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, kurun Februari 2020 lalu. Amien Rais saat itu mendukung pasangan Mulfachri Harahap-Hanafi Rais melawan petahana Zulkifli Hasan dalam pemilihan ketua umum PAN baru.

Pada akhirnya, Zulkifli Hasan, yang merupakan besan Amien Rais, menjadi pemenang di Kongres ke-5 PAN di Kendari. Beberapa waktu setelah kongres, Amien Rais mengaku sudah dikeluarkan dari PAN karena beda prinsip. Munculnya Partai Ummat tidak menghentikan konflik tersebut. Namun, menjadi babak bari perseteruan antara Amien Rais dengan PAN Zulkifli Hasan.

Salah satu loyalis Amien Rais, Nazaruddin, mantan Ketua DPW PAN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan akan bergabung dengan Partai Ummat besutan Amien Rais. Menurut Nazaruddin, mayoritas kader PAN di DIY juga akan mengikuti jejaknya. Sedangkan untuk kader PAN yang menjadi anggota legislatif kemungkinan baru pindah ke Partai Ummat tahun 2023. (des)

 

News Feed