oleh

Menghadapi Tetangga yang Suka Membandingkan Anak-anak

Diasuh oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan

Maslahat Umat | Ustadz, saya mau bertanya, bagaimana caranya menanggulangi atau mensiasati sikap para tetangga yang kadang suka membanding-bandingkan anak-anaknya dengan anak-anak yang lain, dan bagaimana sikap yang harus kita ambil/tunjukkan agar tidak terjadi kesalahfahaman?

Jawaban
Membanding-bandingkan, dalam batas tertentu adalah hal yang alami. Biasanya manusia akan melakukan perbandingan agar ada yang baik bisa ditiru, yang buruk jangan ditiru. Dalam Al-Quran dan As Sunnah pun juga ada perbandingan-perbandingan. Seperti perbandingan dengan umat terdahulu, pembanding antara orang berilmu dan bodoh, dll.

Hanya saja jika pembandingan itu sampai nunjuk hidung orang, nunjuk anak tertentu, sehingga dia terpojok, maka itu tidak dibenarkan. Ini bisa menyakiti perasaannya.

Maka, sikap kita adalah menahan diri dari membandingkan yang seperti itu, kecuali dengan bahasa lebih umum saja. Atau nasihati langsung ke orang yang ingin diperbaiki.

Imam asy Syafi’i Rahimahullah : Barang siapa yang menasihati saudaranya secara sembunyi maka dia telah menasihatinya, dan barangsiapa yang menasihatinya terang-terangan maka dia telah membuatnya malu. (Hikam wa Aqwaal Al Imam Asy Syafi’iy)

Wallahu A’lam

Dipersembahkan oleh : www.manis.id

News Feed