oleh

Surat Terbuka Presiden PKS untuk Presiden Perancis

JAKARTA | Maslahat Umat —ย  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menulis surat yang ditujukan kepada Presiden Perancis Emmanuel Macron, sebagai tanggapan atas pernyataannya yang mengatakan bahwa Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis hari ini di seluruh dunia. Lebih jauh, Macron juga membela karikatur yang menghina Nabi Muhammad SAW dan mencoba menstigmatisasi citra Islam dengan aksi terorisme.

“Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Kami juga negara demokrasi peringkat ketiga terbesar di dunia yang membuktikan nilai-nilai Islam, hak asasi manusia, dan demokrasi dapat berjalan seiring,” kata Ahmad Syaikhu dalam Siaran Persnya.

Syaikhu menegaskan, pernyataan ceroboh Macron tidak bisa diterima. “Ini sangat menyakitkan bagi kami, terutama bagi umat Islam Indonesia, serta dapat mengganggu ketertiban dan perdamaian dunia. Kami mengutuk keras setiap tindakan provokatif dan penghinaan yang berusaha mencemarkan nama baik agama apapun, tidak terkecuali Islam. Kami menentang narasi berbasis kebencian dan penghinaan terhadap Islam, termasuk tindakan tidak menghormati Nabi kami, Muhammad SAW. Apa yang Anda sampaikan menunjukkan nihilnya penghormatan terhadap keberagaman, kesetaraan dan keadilan.”

PKS mendesak Macron untuk menarik ucapannya yang menghina Islam, serta meminta maaf kepada warga dunia, khususnya umat Muslim yang telah tersakiti oleh pernyataan cerobohnya.

“Kami percaya bahwa kebebasan berekspresi harus dijunjung dan digunakan untuk saling percaya dan menghormati antar setiap agama dan kepercayaan. Kami menolak praktik apa pun yang menimbulkan kebencian, kekerasan, Islamofobia, ekstremisme, dan tindakan terorisme. Kami juga percaya bahwa Barat dan dunia Muslim dapat membangun dialog yang konstruktif dan membina hubungan perdamaian dan toleransi,” tandas Ahmad Syaikhu. (des)

News Feed